
Sebut saja namanya Yanti, seorang PSK di salah satu tempat hiburan malam
di lokalisasi jalan Nusantara Makassar. Yanti sudah lima tahun jadi
PSK. Dalam semalam, dia mampu melayani tiga lelaki dengan bayaran
rata-rata Rp 300 ribu per lelaki. Anda tentu bisa membayangkan: sudah
berapa kali Yanti bersetubuh dan sudah berapa lelaki yang menikmati
tubuhnya? Ya, banyak!
Yanti adalah orang asli Surabaya. Awal jadi PSK, dia bergabung di
lokalisasi Gang Dolly Surabaya. Afiliasi Nusantara-Dolly membuatnya
harus dirotasi ke Nusantara. Kedua lokalisasi tersebut memang secara
berkala saling bertukar PSK. Alasannya: biar pengunjung tidak bosan.
Setiap hari, Yanti harus bersaing dengan beberapa PSK lainnya untuk
berebut perhatian pelanggan. Yanti dan teman-temannya berdiri berjejer
di balik tirai, sementara pelanggan duduk di kursi depan tirai. Setelah
tirai dibuka, pelanggan pun bisa memilih PSK yang menarik perhatian dan
gairahnya. Dan begitu seterusnya…
Kata orang-orang, pekerjaan terbaik adalah pekerjaan yang bisa
menghasilkan uang dengan cara yang enak. Mungkin itulah yang dirasakan
oleh Yanti dan teman-temannya. Entahlah, mungkin juga karena terlanjur
bergaya hidup seperti itu atau memang susah mencari pekerjaan lain,
sehingga mereka tidak punya pilihan lain.
Source: http://www.mrberita.com/2012/03/menelusuri-jejak-malam-para-psk-di.html

0 Komentar
Tulis Komentar